" Terkadang Kita mempuyai masalah yang sama dalam lika-liku kehidupan yang kita jalani, semoga karya saya menjadi solusi yang tepat dan menjadi bahan renungan yang bermanfaat bagi kita semua."
Senin, 30 Juni 2014
"Ketika Hidup Tak lagi??"
Bismillahir rahmaanir rahim..
Suaraku takkan bergaung lagi..
hingga aku meraja dibumi ini..
keluh kesah yag terucap..
takkan lagi terdengar bergema..
Hingga mentari esok terbit..
hanya senyumu lah..
yang mampu membawaku terbang..
untuk ingat akan hari kemarin..
Ingat kah engkau saat itu wahai Sang bintang..
saat kita berjalan mencoba menemukan indahnya pelangi..
saat kita berlari mengejar terbitnya Mentari..
saat kita terjatuh ke sebuah jurang kenyamanan..
Namun Takdir berkata lain..
Kita harus berpisah..
Kita harus lekas pergi..
sebelum Rasa ini makin menggilaimu..
Mungkinkah kita akan melengket lagi..
Atau mungkin jarak kita dipertambah lebih jauh..
mungkin umurku tak lagi panjang..
Sebentar lagi tubuhku ini berkemas kain kafan..
tidur berlaskan tanah bahkan beratap Tanah..
Hanya ada tanda dirumahku nanti..
Ketika waktu itu terjadi padaku nanti..
Mohonku..
Berikanlah aku seuntai Doa..
yang kelak akan mempertemukan kita diakhirat..
Semoga hidupku berarti untukmu sayang..
karena tak mustahil..
umurku akan habis nanti..
Ragaku akan menjemput Ajalku..
Sampai aku tergolek lemah tak berdaya..
membawa Cinta & Sayang yang belum dinyatakan..
Minggu, 29 Juni 2014
" Hakikat Cinta ? "
Sulit kurasa menterjemahkan Cinta..
Lika-likunya memberikan Suka Duka..
Cintaku padanya merupakan ciri..
Cinta itu Suci & Murni..
Kala hidup kelabu bagai Asap pembakaran..
Cinta hadir bagai Rembulan di peradaban Malam..
Cinta sejati layaknya tidak ada..
Kecuali cinta Tuhan kepada Hambanya..
Cinta memiliki bahasa..
Cinta memiliki Kaidah..
Cinta memiliki Raga..
Dalam Bahasa Cinta..
Raga yang kita harapkan terkadang Diam tak menjawab..
itulah Tanda kesucian Cinta..
Diam bukan menolak, hanya ingin melindungi kesuciannya..
Dalam kaidah Cinta..
setiap Insan tak harus memiliki kesempurnaan..
melainkan harus memiliki Prioritas utama..
prioritas yang dimaksud adalah kepercayaan & kejujuran..
Dalam Raga Cinta..
Kehadiran cinta tidak dapat Terlihat..
namun dapat dirasakan kelembutannya..
Cinta bagai Angin yang mampu membawa Awan terbang..
Pada hakikatnya Cinta membawa kedamaian..
oleh karena itu kedamaian adlh Bukti kesempurnaan cinta..
meski itu semua makna tersirat..
Ketulusanmu mampu membuat Makna itu tersurat..
Laki-laki dalam istana Cinta..
Adalah Raja..
Wanita dalam istana Cinta..
adalah Amanah yang harus dijaga dan disampaikan..
semua insan memiliki peran masing-masing..
yang harus diperankan Secara Profesional..
yang diikat dan diatur dalam Kalam Allah..
^ Hidup di Bumi Sang Maha Adil memang Adil ^
![]() |
Pernah mendengar Perkataan " Hidup kadang tak adil " ??
mungkin di sebagian orang kata itu sering terdengar & bahkan sering diucapkan,
Betapa bodohnya kita yang tak tahu..
apa yang terjadi kedepan,
apa yang terjadi keesokan hari,
apa yang terjadi lusa,
bahkan dalam waktu satu detik kedepan pun,
kita tak tahu apa yang terjadi..
lalu, bisa berpendapat "Hidup terkadang tak adil"
Memang manusia tempatnya bersalah..
tapi Lihatlah kisah berikut ini :
Seorang Raja yang sedang memotong buah-buah tiba-tiba terkaget dan merasa kesakitan, ternyata salah satu jari tangan raja tersebut terpotong.. begitu kaget & dahsyatnya kepanikan raja melihat hal itu terjadi, Raja pun pergi dengan pengawalnya untuk mencoba bertemu sang perdana menteri, singkat cerita Raja dan perdana menteri pun bertemu, selanjutnya Raja menceritakan panjang lebar apa yang telah terjadi kepadanya. Sang perdana menteri dengan santainya menjawab "mungkin itu yang terbaik bagi engkau yang mulia" jawab perdana menteri. Mendengar jawaban perdana menterinya Raja amat murka dan kesal sekali hingga raja memerintahkan pengawalnya untuk memasukan Perdana menteri tersebut ke penjara.
Akhirnya Perdana menteri tersebut dimasukan kedalam penjara kerajaan, akan tetapi Perdana menteri itu tak pernah mengeluh atas apa yang telah terjadi, dia selalu bersyukur kepada perintah Raja. Sampai sempat-sempatnya dia berkata : "mungkin ini yang terbaik untukku"..
Tak lama berselang Raja sangat tidak menerima keadaan yang terjadi padanya, ia sangat merasa kehilangan, sampai akhirnya Raja merenung di hutan, hal itu biasa ia lakukan apabila ia mengalami banyak masalah, biasanya Raja ditemani perdana menterinya ketika ia merenung dihutan. sesampainya dihutan ternyata manusia kanibal yang kelaparan dan garang telah memasang jebakan.
Dia menyusun rencana bahwa siapapun yang lewat dihutan ini akan mereka makan hidup-hidup, Raja pun tertangkap dan akan dimakan hidup-hidup, setelah raja diikat dan ingin di santap oleh para kanibal tersebut ketua suku manusia kanibal tersebut menemukan kecacatan yang ada pada Raja, hingga akhirnya ketua suku tersebut berkata " ueeeeekkkk, meski kami kanibal kami sangat tidak suka dengan makhluk cacat sepertimu" .
Dengan perasaan senang akhirnya Raja dilepaskan dan dibebaskan sehingga ia dapat kembali pulang ke istananya tanpa luka sedikitpun, Raja menemui dan menceritakan peristiwa yang baru terjadi kepada perdana menterinya yang ada dipenjara dan meminta maaf kepadanya terhadap apa yang telah ia perbuat kepada perdana menterinya. Raja sangat menyesali tak menggubris perkataan Perdana menterinya.
Setelah dibebaskan perdana menteri itu pun kembali berkata dengan santainya berkata "Benar bukan ini yang terbaik untukku, seandainya aku tidak dimasukkan kepenjara oleh raja mungkin aku sudah tiada, Dimakan oleh manusia kanibal itu"
Subhanallah bukankan itu semua rencana Allah oleh sebab itu berhusnudzonlah Kepada Allah.. karena dalam hadist Rasulullah Tertera..
Dari Abu Hurairah ra., ia berkata : Nabi saw. bersabda : "Allah Ta'ala berfirman : "Aku menurut sangkaan hambaKu kepadaKu, dan Aku bersamanya apabila ia ingat kepadaKu. Jika ia ingat kepadaKu dalam dirinya maka Aku mengingatnya dalam diriKu. Jika ia ingat kepadaKu dalam kelompok orang-orang yang lebih baik dari kelompok mereka. Jika ia mendekat kepadaKu sejengkal maka Aku mendekat kepadanya sehasta. jika ia mendekat kepadaKu sehasta maka Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika ia datang kepadaKu dengan berjalan maka Aku datang kepadanya dengan berlari-lari kecil".
[Hadits ditakhrij oleh Bukhari].
^ Pria Sejati = Menghormati Cinta ^
![]() |
Laksana Angin...
yang berputar mengikuti arah..
Laksana Air..
yang mengalir menuju hilir..
Semusim tlah ku lalui..
Tanpa dirimu Kawan..
tak Kusadari..
ada yang lain dihati..
Yang aku ingin ..
Agar Tuhan tak menghadirkan Cinta..
Sebelum aku mengenal Duka..
Agar Tuhan tak menghadirkan Cinta..
Saat aku Remaja..
Yang aku harapkan..
agar engkau kasih..
menjadi sesuatu yang hanya hadir sementara, kemudian pergi,
dan hadir kembali untuk selamanya..
Apapun yang kulakukan semua karena Allah ..
Dia-lah Sang Maha Cinta..
yang menghadirkan & menghapus Cinta..
yang telah memberikan garis Takdir tentang Cinta..
kesucianmu sangat Kuhargai dan kuhormati..
untuk itu aku bersabar..
karena hukum Allah mengatakan..
"Man Shabara Zhafira"..
untuk itu semua kukorbankan..
Hingga akhirnya..
dunia ini hanya dikilaukan 2 Warna..
yaitu Aku dan Kamu..
^ Jaga Ibu ya Allah ^
^^ Ibuku ^^
Adalah Permata Batinku..
Ia Laksana air mancur yang selalu mengalir dengan segala kejernihan dan keheningan..
^^ Ibuku ^^
Wajahmu Berkilau..
Laksana pintu cahaya ditengah kegelapan Duniawi..
keindahannya terpandang dari segala sudut pandang..
Senyumnya yang mungkin hadir ditengah kebekuan Hatiku..
kebahagiaannya , keceriaan , dan kegemberiannya membuatku teringat..
betapa sukarnya beliau memperolehnya..
kerinduanku terhadap tangis harunya atas Kesuksesanku..
yang mungkin takkan terjadi dan terulang lagi..
YA ALLAH
hanya kepadamu aku berserah diri dan memohon segenap Doa..
berikanlah ibuku umur yang panjang serta hati yang damai..
Jaga Ibu ya Allah..
berikanlah ia Istana disurga esok..
jadikanlah ia orang tua yang terbaik dari segala orang tua yang ada..
perkuatlah Iman dan islamnya...
tabahkanlah ia dalam menghadapi segala masalah dan ujian yang engkau limpahkan..
Ya Allah berikanlah dia kebahagiaan dunia dan akhirat..
berikanlah ia perlindungan dari segala bentuk godaan..
jauhkanlah ibuku dari segala bentuk hukuman atau beban..
yang disebabkan karena kelalaiannya..
sungguh mata ini tak akan tega..
saat melihat semua itu terjadi pada ibuku..
Jaga Ibu Ya Allah..
Langganan:
Komentar (Atom)



