Pena Curahan Hati
" Terkadang Kita mempuyai masalah yang sama dalam lika-liku kehidupan yang kita jalani, semoga karya saya menjadi solusi yang tepat dan menjadi bahan renungan yang bermanfaat bagi kita semua."
Senin, 05 Juni 2017
My dedication in IRC
be a university student for dedication must be implanted in your heart ,and you show that in reality. Dedication can you showing in the all your activity ,maybe where you life,like a university ,and community in there.
talk about dedication for a university student,i'm very interested to be a part of observation community,they're can showing result observation for society and community in here. i'm working not for comission or salary,just work hard and certificate as a payment for me. certifacate HAKI can be a asurance succes for me in the future ,because i'm not difficulty search job if i have that certificate.
because that motivation i'm join in organitation of research in st3telkom the name is "Informatic research club" (IRC). In the IRC , i expected to pour every thought, ideas, and innovations that can be used by the community. The direction of my imagination will be directed regurarly, and showing a result.
Beginning of a career i join the organization. Began of become a member of a community prepared by the head of study program S1-Informatics engineering, mr. Didi Supriadi. The community named "Basic Program Community". "Basic Program Community" has a membership of university student of S1-Informatics Engineering 2016 who is active learning and develop the ability, skills, and innovations they had in the field of programming. That is the reason, why to be a member or the official of IRC must join "Basic Programming Community" first.
The second, day by day, month by month, has passed. All process that started this figure has become memory, because i :
Name :Arik Ibnu Rakhman
Class : 04-IFA
NIM : 16102007
Officially and legimate be official IRC member and be a head of sub division C++. A form of appreciation very spesial from St3telkom, from head of study program S1-Informatics engineering, and from general manager of IRC. The burden abd responsibility would be what i think future. The "head of sub division C++" a position to be forced me to riam deeper about c++. About how to development C++, how to implement C++, untuk the study suitable for my member. And that's the story I in this organization, I am proud to be a part of it.
Thanks for my lovely "Sulistya Santika" already tried to help me interpet this story , thanks also for my lecturer, Dhenok Praptiningrum who for this semester gave me a lot of motivational to learning english
Sabtu, 07 Januari 2017
Don't Cry
Aku merasa gelap kian sendiri kuhadapi..
Hari ini habis semua air mataku..
Tak pernah berfikir aku bisa selemah itu..
Pagiku tetap tak bisa menghapus sedih ini..
Entah, apa yang aku rasakan...
Aku tak mengerti..
Mengapa dia tak punya hati sedikitpun..
Bahkan, untuk sekedar menoleh saja..
Mengapa aku mudah terbang karna janji..
Mengapa aku bisa terprovokasi oleh janji..
dan Janji yang sering kudengar itu..
Kini menjatuhkan perasaanku..
Jelas menyakitkan..
Banting sana sini demi sekedar bisa tau kabarnya..
Letih kumati rasakan untuk bisa menemuinya..
Sabar selalu kuhadapkan, hanya ingin membuatnya tenang..
semua dianggap tak dibutuhkannya..
Apa seperti ini kasih sayang?
Kenapa ikhlas tak juga dihadirkan..
Mengapa semua terjadi saat aku dibuat melayang jauh..
Apa seperti ini kasih sayang?
Lalu apa yang selama ini kurasakan?
Aku tak kuasa menahan kesedihanku..
Bagaimana pun ia..
Aku selalu ingin merasa ada didekatnya..
Cukup..
Aku lemah Ya Tuhanku, Tolong kuatkan aku..
Aku kaku Wahai Allah, tolong lunakanlah hatiku..
Hari ini habis semua air mataku..
Tak pernah berfikir aku bisa selemah itu..
Pagiku tetap tak bisa menghapus sedih ini..
Entah, apa yang aku rasakan...
Aku tak mengerti..
Mengapa dia tak punya hati sedikitpun..
Bahkan, untuk sekedar menoleh saja..
Mengapa aku mudah terbang karna janji..
Mengapa aku bisa terprovokasi oleh janji..
dan Janji yang sering kudengar itu..
Kini menjatuhkan perasaanku..
Jelas menyakitkan..
Banting sana sini demi sekedar bisa tau kabarnya..
Letih kumati rasakan untuk bisa menemuinya..
Sabar selalu kuhadapkan, hanya ingin membuatnya tenang..
semua dianggap tak dibutuhkannya..
Apa seperti ini kasih sayang?
Kenapa ikhlas tak juga dihadirkan..
Mengapa semua terjadi saat aku dibuat melayang jauh..
Apa seperti ini kasih sayang?
Lalu apa yang selama ini kurasakan?
Aku tak kuasa menahan kesedihanku..
Bagaimana pun ia..
Aku selalu ingin merasa ada didekatnya..
Cukup..
Aku lemah Ya Tuhanku, Tolong kuatkan aku..
Aku kaku Wahai Allah, tolong lunakanlah hatiku..
Rabu, 30 November 2016
Aku? Aku hanya punya "Maaf", dan Aku benci

Ingin kusampaikan pada deretan bintang..
Tentang kisahku, penuh clausa ditiap cahaya bulan..
Prosanya menyentuh romansa..
hingga embun di kamboja enggan manghinggap..,
Entah Sebuah karma,
Jiwa ini begitu hancur..
Saat kau tiadakan namaku..
Aku butuh kehangatanmu..
dan itu meneduhkan hatiku..
Meskipun Hanya sebuah senyum tulus..
Aku dingin, Aku dingin.. dingin..
Begitu semakin terasa..
Saat kau acuh dengan kehadiranku..
Sungguh sang mentari yang sudah berjanji pada tanah ini..
Akan tetap mengalami pemantulan..
Saat mendung menjumpainya..
Apalah dayaku?
Sungguh aku menyesal..
Berleha-leha dengan kesibukkanku..
Seandainya waktu dapat ku kuasai..
Bulan takkan sanggup memantulkan Cahaya surya..
Kenapa hanya ini yang kurasa..
Seperti dedaunan yang hanya punya daya..
Untuk menjatuhkan diri padanya..
Kini aku berharap pada sang senja ..
Merubah pelangi,
Setidaknya menjadi Rembulan..
Aku..
Aku Hanya punya "Maaf"..
dan aku benci..
Rabu, 23 November 2016
Lagi !!, Rindu
Hari ini akan aku hargai..
Saat kau sandarkan deraian Perhatianmu..
Hari ketika Matamu menjamuku..
Hingga Bola nya mengkilap..
Memanjakan senyumku..
Tak lebih dari yang kau mau..
Tuhan menganugerahimu dengan kesederhanaan..
seseorang yang sulit ditemukan dihari ini..
Adalah kamu..
Sepi yang hadir ditiap malam malamku sangat pekat..
Mereka menghardik ribuan syarafku..
yang mengisyaratkanku untuk tersenyum..
Teganya tak berkala..
Angin Berhembus tepat menuju sukmaku..
Belainnya menyentuk bagian terdalam tubuh ini..
Seketika Jantung tak memompa..
Nadi tak berdetak..
Sampai aku terenyuh keindahan rasa ini..
Jarak ini hanya mengalirkan rindu ke hati..
Meremas bayangnya dalam tabuk tak terendap..
Menunggu syaraf, memerintahkan sang kaki..
Untuk pulang dengan Kasih yang terpukau..
Kepulanganku bukan untuk melampiaskan rindu..
Atau bahkan sekedar meremas pipimu belaka..
Saat retina kita terpisah oleh garis geografis yang maya..
Hadirmu tak sederajatpun menggaung dari theorema ku..
Tanpamu.. sedih yang kurasa..
Tanpamu.. Arus tak mendera..
Entah dengan cara apa kau alihkan itu..
Hingga aku tak berhenti mengingatmu,
dengan senyuman..
Semua kata rindumu..
Tak lain, Khayalku yang sudi menolehnya..
Merenung, dan terendap..
Saat ini kuingin ribuan cahaya rembulan,
Menyinari kesendirianku..
Kamis, 25 Februari 2016
" KuasaMu "

Keangkuhan sang badai..
Keganasan si lubang hitam..
Lukisan keindahan dimensi sang jagad raya..
Hingga Kedermawanan permadani..
Semua itu tertiup dalam KuasaMu..
Masya Allah..
Dalam tiap langkahku ada ketetepanMu bagiku..
Kenikmatan yang meninggikan tingkat keangkuhanku..
Membuat mata hingga telingaku tertutup menggapai Syukur..
Aku terpuaskan oleh NikmatMu, namun Engkau tak terpuaskan Oleh Syukurku..
Astagfirullah hal'Adzim..
Titian hidupku berlapis..
Aku lupa menghadapMu..
ketika gundahku merana meradang menggerogoti sukmaku..
Tuhan, Aku ingin bersamaMu dalam gelapku..
Hari ini kutumpahkan segala rasa bahagiaku..
Ketika kutatap rembulan dan hamparan cahayanya..
Mereka tersenyum dan menatap dengan penuh tanda tanya..
Kuceritakan padanya segalanya yang membuatku bahagia..
Ketika mereka mendengarkan tentang kebahagiaanku memiliki ibu..
Sang bulan bertanya kepadaku..
"Ibumu itu sesempurna apa?"
"Ibuku tak sempurna wahai Bulan", Aku menjawabnya..
"Namun apa yang membuatmu Bahagia?", Tanya Bulan..
"Ketidaksempurnaannya yang dijadikannya sebagai andalan untuk menjadikan aku makhluk yang istimewa,Dia melahirkanku dengan rasa sakit yang mendalam, Kelelahannya begitu memuncak saat itu, Terbayangkan sakitnya? ketika jantung memompa begitu dahsyat sedangkan persediaan oksigen menipis"
Hari ini juga kutumpahkan segala rasa kecewaku..
Ketika kutatap bintang dengan Indahnya kerlipan cahayanya..
mereka merintih dan menatap dengan penuh tanda tanya..
Kucertikan padanya segalanya yang membuatku sedih..
Ketika mereka mendengar tentang kekecewaanku..
Sang bintang bertanya padaku...
"Kecintaanmu padanya itu sesempurna apa?"
"Cintaku tak sesempurna cinta Allah padaku wahai bintang", aku menjawabnya..
"Juga tak setulus Ibuku yang menyayangiku"..
"Namun apa itu yang membuatmu kecewa?"..
"Bukan"..
"Lalu apa?" Sahut bintang..
"Ketika aku sadar cintaku tak membuatnya merasa istimewa dihadapan Tuhan, lebihnya justru membuat RasulNya sedih"..
Kini aku berada didalam suatu dilema yang besar..
Sungguh sebuah pilihan yang membuatku lelah..
Ingin sekali kubuktikan cinta ini..
Seperti Angin yang membuktikan badai..
Aku menyayangimu..
Mencintaimu..
Aku takut kehilanganmu..
melewatkanmu..
Tuhan, Izinkan kisah ini berakhir indah..
I Love you so much Mi
Langganan:
Komentar (Atom)

