
Keangkuhan sang badai..
Keganasan si lubang hitam..
Lukisan keindahan dimensi sang jagad raya..
Hingga Kedermawanan permadani..
Semua itu tertiup dalam KuasaMu..
Masya Allah..
Dalam tiap langkahku ada ketetepanMu bagiku..
Kenikmatan yang meninggikan tingkat keangkuhanku..
Membuat mata hingga telingaku tertutup menggapai Syukur..
Aku terpuaskan oleh NikmatMu, namun Engkau tak terpuaskan Oleh Syukurku..
Astagfirullah hal'Adzim..
Titian hidupku berlapis..
Aku lupa menghadapMu..
ketika gundahku merana meradang menggerogoti sukmaku..
Tuhan, Aku ingin bersamaMu dalam gelapku..
Hari ini kutumpahkan segala rasa bahagiaku..
Ketika kutatap rembulan dan hamparan cahayanya..
Mereka tersenyum dan menatap dengan penuh tanda tanya..
Kuceritakan padanya segalanya yang membuatku bahagia..
Ketika mereka mendengarkan tentang kebahagiaanku memiliki ibu..
Sang bulan bertanya kepadaku..
"Ibumu itu sesempurna apa?"
"Ibuku tak sempurna wahai Bulan", Aku menjawabnya..
"Namun apa yang membuatmu Bahagia?", Tanya Bulan..
"Ketidaksempurnaannya yang dijadikannya sebagai andalan untuk menjadikan aku makhluk yang istimewa,Dia melahirkanku dengan rasa sakit yang mendalam, Kelelahannya begitu memuncak saat itu, Terbayangkan sakitnya? ketika jantung memompa begitu dahsyat sedangkan persediaan oksigen menipis"
Hari ini juga kutumpahkan segala rasa kecewaku..
Ketika kutatap bintang dengan Indahnya kerlipan cahayanya..
mereka merintih dan menatap dengan penuh tanda tanya..
Kucertikan padanya segalanya yang membuatku sedih..
Ketika mereka mendengar tentang kekecewaanku..
Sang bintang bertanya padaku...
"Kecintaanmu padanya itu sesempurna apa?"
"Cintaku tak sesempurna cinta Allah padaku wahai bintang", aku menjawabnya..
"Juga tak setulus Ibuku yang menyayangiku"..
"Namun apa itu yang membuatmu kecewa?"..
"Bukan"..
"Lalu apa?" Sahut bintang..
"Ketika aku sadar cintaku tak membuatnya merasa istimewa dihadapan Tuhan, lebihnya justru membuat RasulNya sedih"..
Kini aku berada didalam suatu dilema yang besar..
Sungguh sebuah pilihan yang membuatku lelah..
Ingin sekali kubuktikan cinta ini..
Seperti Angin yang membuktikan badai..
Aku menyayangimu..
Mencintaimu..
Aku takut kehilanganmu..
melewatkanmu..
Tuhan, Izinkan kisah ini berakhir indah..
I Love you so much Mi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar