
Ingin kusampaikan pada deretan bintang..
Tentang kisahku, penuh clausa ditiap cahaya bulan..
Prosanya menyentuh romansa..
hingga embun di kamboja enggan manghinggap..,
Entah Sebuah karma,
Jiwa ini begitu hancur..
Saat kau tiadakan namaku..
Aku butuh kehangatanmu..
dan itu meneduhkan hatiku..
Meskipun Hanya sebuah senyum tulus..
Aku dingin, Aku dingin.. dingin..
Begitu semakin terasa..
Saat kau acuh dengan kehadiranku..
Sungguh sang mentari yang sudah berjanji pada tanah ini..
Akan tetap mengalami pemantulan..
Saat mendung menjumpainya..
Apalah dayaku?
Sungguh aku menyesal..
Berleha-leha dengan kesibukkanku..
Seandainya waktu dapat ku kuasai..
Bulan takkan sanggup memantulkan Cahaya surya..
Kenapa hanya ini yang kurasa..
Seperti dedaunan yang hanya punya daya..
Untuk menjatuhkan diri padanya..
Kini aku berharap pada sang senja ..
Merubah pelangi,
Setidaknya menjadi Rembulan..
Aku..
Aku Hanya punya "Maaf"..
dan aku benci..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar