![]() |
Pernah mendengar Perkataan " Hidup kadang tak adil " ??
mungkin di sebagian orang kata itu sering terdengar & bahkan sering diucapkan,
Betapa bodohnya kita yang tak tahu..
apa yang terjadi kedepan,
apa yang terjadi keesokan hari,
apa yang terjadi lusa,
bahkan dalam waktu satu detik kedepan pun,
kita tak tahu apa yang terjadi..
lalu, bisa berpendapat "Hidup terkadang tak adil"
Memang manusia tempatnya bersalah..
tapi Lihatlah kisah berikut ini :
Seorang Raja yang sedang memotong buah-buah tiba-tiba terkaget dan merasa kesakitan, ternyata salah satu jari tangan raja tersebut terpotong.. begitu kaget & dahsyatnya kepanikan raja melihat hal itu terjadi, Raja pun pergi dengan pengawalnya untuk mencoba bertemu sang perdana menteri, singkat cerita Raja dan perdana menteri pun bertemu, selanjutnya Raja menceritakan panjang lebar apa yang telah terjadi kepadanya. Sang perdana menteri dengan santainya menjawab "mungkin itu yang terbaik bagi engkau yang mulia" jawab perdana menteri. Mendengar jawaban perdana menterinya Raja amat murka dan kesal sekali hingga raja memerintahkan pengawalnya untuk memasukan Perdana menteri tersebut ke penjara.
Akhirnya Perdana menteri tersebut dimasukan kedalam penjara kerajaan, akan tetapi Perdana menteri itu tak pernah mengeluh atas apa yang telah terjadi, dia selalu bersyukur kepada perintah Raja. Sampai sempat-sempatnya dia berkata : "mungkin ini yang terbaik untukku"..
Tak lama berselang Raja sangat tidak menerima keadaan yang terjadi padanya, ia sangat merasa kehilangan, sampai akhirnya Raja merenung di hutan, hal itu biasa ia lakukan apabila ia mengalami banyak masalah, biasanya Raja ditemani perdana menterinya ketika ia merenung dihutan. sesampainya dihutan ternyata manusia kanibal yang kelaparan dan garang telah memasang jebakan.
Dia menyusun rencana bahwa siapapun yang lewat dihutan ini akan mereka makan hidup-hidup, Raja pun tertangkap dan akan dimakan hidup-hidup, setelah raja diikat dan ingin di santap oleh para kanibal tersebut ketua suku manusia kanibal tersebut menemukan kecacatan yang ada pada Raja, hingga akhirnya ketua suku tersebut berkata " ueeeeekkkk, meski kami kanibal kami sangat tidak suka dengan makhluk cacat sepertimu" .
Dengan perasaan senang akhirnya Raja dilepaskan dan dibebaskan sehingga ia dapat kembali pulang ke istananya tanpa luka sedikitpun, Raja menemui dan menceritakan peristiwa yang baru terjadi kepada perdana menterinya yang ada dipenjara dan meminta maaf kepadanya terhadap apa yang telah ia perbuat kepada perdana menterinya. Raja sangat menyesali tak menggubris perkataan Perdana menterinya.
Setelah dibebaskan perdana menteri itu pun kembali berkata dengan santainya berkata "Benar bukan ini yang terbaik untukku, seandainya aku tidak dimasukkan kepenjara oleh raja mungkin aku sudah tiada, Dimakan oleh manusia kanibal itu"
Subhanallah bukankan itu semua rencana Allah oleh sebab itu berhusnudzonlah Kepada Allah.. karena dalam hadist Rasulullah Tertera..
Dari Abu Hurairah ra., ia berkata : Nabi saw. bersabda : "Allah Ta'ala berfirman : "Aku menurut sangkaan hambaKu kepadaKu, dan Aku bersamanya apabila ia ingat kepadaKu. Jika ia ingat kepadaKu dalam dirinya maka Aku mengingatnya dalam diriKu. Jika ia ingat kepadaKu dalam kelompok orang-orang yang lebih baik dari kelompok mereka. Jika ia mendekat kepadaKu sejengkal maka Aku mendekat kepadanya sehasta. jika ia mendekat kepadaKu sehasta maka Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika ia datang kepadaKu dengan berjalan maka Aku datang kepadanya dengan berlari-lari kecil".
[Hadits ditakhrij oleh Bukhari].

Tidak ada komentar:
Posting Komentar