Dibalik jendela kamar aku berbisik..
Berkatalah aku kepada dinding kamarku..
" Apakah yang baru saja terjadi padaku "
Berulang kali kubertanya dengan pertanyaan yang sama..
Namun hasilnya Nihil..
Sepatah katapun tak terdengar darinya..
Tak puas ku bertanya..
Ku hampiri pintu kamar..
Berkatalah aku kepada Pintu kamarku..
" Siapa yang baru saja lewat menutup engkau &
mengatakan selamat Tinggal "
Berulang kali Kubertanya dengan pertanyaan yang sama..
Namun Hasilnya Nihil..
Sepatah katapun tak terdengar darinya..
Tidak ada yang pernah bisa ..
menggantikannya, atau bahkan menjadi dirinya..
Sosok yang kukenal Ceria & periang itu..
Kini sudah pergi..
Anak suci tersebut..
telah tenang & hidup abadi..
Dia menjadi bidadari surga..
yang sedang menunggu orang tuanya..
Mungkin didunia ini..
aku bukan penjaga terbaiknya..
Namun kehadirannya..
Memberi lentera hidupku makin menyala..
Terang benderang..
" Semoga Allah menghadirkan dia kakak yang lebih Baik dariku "
Tidak ada komentar:
Posting Komentar