Sekarang Aku sadar..
Dia lebih pantas Bersanding denganmu..
Aku malu saat dihadapkan kepada Allah..
Saat Allah berkata dan bertanya..
Siapa yang kamu Cintai?
Siapa yang selalu ada didalam Fikiranmu?
apa yang kamu takuti ?
Apa yang kamu kejar?
Bukankah Aku penciptamu yang selalu menyayangimu..
Aku malu..
Aku pasti resah menjawab semuanya..
Semua sudah terlanjur..
Kapal itu sudah terlanjur karam..
Tenggelam ditelan samudra..
menjadi tempat berteduhnya ikan..
seolah-olah Batu karang yang Indah..
Aku hanya takut Keliru..
menempatkan dirimu di hati ini..
memprioritaskan Keindahanmu..
Aku lebih baik tidak punya Mata..
Bila mata ini hanya digunakan..
untuk hal-hal yang menjauhkanku padaMu Ya Allah...
Hamba sadar..
Cukup melihatnya saja..
Seharusnya membuat hamba bersyukur..
Aku ingin..
Airmata ini mampu mengingatkanku..
Bahwa masih ada Engkau Ya Allah yang selalu mengawasiku..
Biarlah Dosa yang lalu Luntur..
menggantikan Amalan Soleh..
yang Insya Allah akan hamba prioritaskan Kedepan..
Muslimah itu?
perlahan harus aku lupakan..
Pelajaran ini cukup berharga..
Merupakan harga Mati..
Menjadi Lelaki soleh..
Karena Insya Allah dengan itu..
Aku akan mendapat Wanita Sholehah yang lebih dari dia..
Harusnya aku tak perlu takut kehilangan dia..
Harusnya aku takut menjadi hamba yang tidak mencintai Penciptanya..
Harusnya.............
Tidak ada komentar:
Posting Komentar