" Terkadang Kita mempuyai masalah yang sama dalam lika-liku kehidupan yang kita jalani, semoga karya saya menjadi solusi yang tepat dan menjadi bahan renungan yang bermanfaat bagi kita semua."
Rabu, 29 April 2015
Penyamaran Rasa
Selaras seling antara hujan dan pelangi..
Tak selayaknya Darah mencintai daging..
dan Seharmonis irama rintihan hujan..
Tak Sepadannya Langit mencintai awan..
Rasa apa ini ? yang telah mampu membutakan semuanya..
Dari keburukannya yang terdalam hingga keindahannya yang menjulang..
Semua tertutupi Bak langit mendung menggelontarkan petir..
Sekondisi ketika seseorang mati suri..
Aku tak pernah memandang wajahnya..
Bahkan hanya untuk mendulang hartanya..
Kasih takkan pernah mencerminkan satu dari kesatuannya..
Melainkan terfokus pada satu titik pusat..
Entahlah, sepastinya dari sudut pandang manapun..
Masalah hebat yang pernah kita lalui dahulu..
atau bahkan Pertengkaran besar yang telah terlewati..
merupakan titik balik terciptanya perasaan ini..
Hadirnya takkan mampu meraba panca indra..
yang ada hanya kenyamanan yang terus membayangi..
Maaf jika lisanku berdusta..
memberikan pernyataan palsu..
Maaf juga, bila suatu saat hati ini sudah ingin memuntahkan segala kejujujuran..
Dia seputih dan sebersih melati..
yang hadir di tengah belukar duri..
Hadir membawa sebagian keindahan..
yang tak ternilai berlian duniawi..
Dewasa, Smart, Berkomitmen.
merupakan nilai identik yang mewarnainya..
Sungguh jika engkau memperhatikanku..
Sulit rasanya wajahku menyembunyikan rasa ini..
Hanya saja kebersamaan kita dalam satu dekade..
Menyamarkan Cinta menjadi hembusan debu..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar